Sesampainya di rumah Delia , dia bilang “ makasih Ber “ , “
iya , makasih juga yah:p “ gua melet dikit . Langsung gua balik aja deh . Di
jalan ternyata ada orang tawuran , bingung banget gua kan . Pas itu gua make
baju putih lagi . Ada yang bilang ke gua “ Ayo maju ramean “ . Ternyata kubuh
gua ini mental begitu . Semua di uber , gua panik banget . Dengan nekad gua
maju aja sendiri pake senjata tadi yang di pinjemin . Ternyata gak tau , pada
mundur .
Kubuh gua salut ke gua akhirnya , pada bilang makasih . Dari
kubuh gua langsung nyalain petasan sama ngelempar bom Molotov . Duar , ternyata
SMA HarHap ulang tahun . Gua berbaur aja akhirnya . Tapi gak lama gua bilang
mau cabut . Cabut lah ke rumah . Mandi langsung , jam 11 di kamar nongkrong .
Buka FB , eh si Delia ngeAdd . Gua konfrim ga mungkin enggak kan . Dia ternyata
OL , dia ngechat gua . Kita ngeChat lama juga , jam 1 gua ijin mau sholat . Dia
juga sama katanya .
Habis sholat Komp gua mati ternyata . Didil di depan rumah
gua nyamper . Gua suruh dia masuk ke kamar dan gua curhat lagi tentang si Delia
. Gua bilang ga enak banget sama dia , takutnya dia ngira gua logout dan gimana
gitu sama dia . Kata Mutiara muncul “ Kalo emang perasaan terhadap orang sedang
tidak baik , temui dia dan jelaskan tentang masalah atau apapun yang membuat
perasaan kita tidak enak “ . Cabut gua minta temenin si Didil ke rumah Delia .
Di depan gua samperin . Dia gak ada di rumah , kata
pembantunya dia lagi ke mall . Pulang gua ke rumah , ambil motor dan menuju
mall . Di mall si Didil seneng lagi . Gua bilang , “ Mau tas gak Lo ? “ . “ Mau
Mau “ . Gua lebih seneng orang bilang begitu daripada bilang “ yaudah terserah
aja “ , kesannya gak resep aja . Gua masuk distro bagus . Gua suruh dia milih .
Bingung mukanya keliatan wkwk . Gua pilihin akhirnya , dia mau . Gua menuju ke
Super Indo . Ternyata bener dia ada di situ . Gua deketin , dia ngejauh . Gua
kejar kaan dan narik tangannya . Gua bilang “ Sorry Del , tadi Komp gua mati
sendiri “ , “ iya udah “ dia jawab .
Gua nemenin dia terus biar ga marah . Sampe pulang
keliatannya masih marah , walau dia bilang enggak . Didil sebelum pulang tangannya
ke pundak gua dan bilang “ Jangan pernah menyerah , dalam menghadapi masalah !
selesaikan , maka kamu akan lepas . Karena masalah bagaikan di kurung di
Penjara bawah tanah Cuma sendiri “ .
Gua punya rencana biar besok nyamperin dia lagi . Pagi-pagi
gua langsung tancap . Di depan rumahnya gua bawa Spanduk bertuliskan “ MAAFIN
AKU YA DELIA “ , gua liat dia di jendela . Langsung turun dan nyamperin gua .
Dia bilang “ iyah gua maafin kok :* “ , “ makasih :3 “ . Gua kaget dia pake
Muach gitu wkwk . Pulang lah gua , dia bilang mau main . Gua iya aja . Gua berdua aja tuh di rumah , di teras atas .
Didil dateng , gua suruh ke atas biasa . Dia dateng langsung
cie cie begitu . Dia minjem gitar gua dan nyanyiin lagunya armada – mabuk cinta
. Dan pas udahan bilang “ Ketika keserasian sudah di dapatkan , tinggal satu
langkah lagi menuju pintu kebahagiaan dan jika sudah sampai . Jangan pernah
keluar dari pintu kebahagiaan itu “ . Kita bertiga ngobrol kesana kemari
membawa alamat .
To Be Continue ..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar